Beribu Masjid di Kota Hong Kong

Kowloon Mosque and Islamic Centre. Photo: www.islam.org.hk
Di kota Hong Kong sedikitnya ada lima masjid agung: Masjid Jami'a Jalan Shelley, Masjid Ammar, Masjid Chai Wan, Masjid Stanley, dan Masjid Kowloon.

Masjid Jami'a Jalan Shelley merupakan masjid yang tertua. Ia terletak di Jalan Shelley, Mid-Level Central, satu kawasan elit di kota Hong Kong (kira-kira seperti kawasan Menteng di Jakarta atau Gangnam di Seoul, Korea). Dibangun pada tahun 1890 dan kemudian diperbesar tahun 1905, Masjid Jami'a Jalan Shelley masuk dalam daftar gedung bersejarah yang akan terus dirawat sebagai warisan sejarah kota Hong Kong.

Kedua adalah Masjid Ammar, yang juga merupakan Pusat Kegiatan Komunitas Muslim (Osman Ramju Sadick Islamic Centre). Masjid ini terletak di Jalan Oi Kwan No 40, Wanchai, mulai dibuka pada tahun 1981 dan dapat menampung sedikitnya 700 jama’ah.

Lokasi Masjid Ammar yang sekarang, mulanya di Happy Valley. Lokasi sekarang merupakan kompensasi atas sedikit lahan masjid sebelumnya yang digusur. Waktu itu, pada tahun 1978, pemerintah Hong Kong mengambil kembali lahan di Happy Valley tersebut untuk keperluan pembangunan terowongan Aberdeen yang menghubungkan bagian selatan dan utara pulau Hong Kong. Pemindahan masjid ini mendapat penggantian lahan serta 2,5 juta dollar untuk biaya pembangunannya.

Masjid agung lainnya adalah Masjid Chai Wan, yang di sekitarnya terdapat pemakaman bagi komunitas Muslim. Keempat adalah Masjid Stanley, yang posisinya terletak di dalam Penjara Stanley, di kawasan Stanley.


Masjid agung yang kelima adalah Masjid Kowloon (Masjid Jami'a Kowloon). Terletak di Jalan Nathan 105, Tsim Sha Tsui, Kowloon, Masjid Kowloon dibuka pada tahun 1884 yang waktu itu untuk memenuhi kebutuhan ibadah para anggota militer dari Punjab, India. Para tentara India tersebut tengah ditugaskan pemerintahan kolonial Inggris dan tinggal di barak militer Whitfield, yang sekarang ini lokasinya menjadi Taman Kowloon (Kowloon Park). Sebagai masjid terbesar di kota Hong Kong, Masjid Kowloon dapat menampung 3,500 jama'ah. 

Selain kelima masjid besar tersebut, terdapat pula masjid-masjid kecil yang tersebar di penjuru Hong Kong. “Masjid” yang dalam bahasa Arab bermakna “tempat bersujud” terdapat di banyak sudut. 
Tidak sedikit komunitas Muslim yang menyewa satu ruang atau flat yang digunakan sebagai masjid dan tempat berkumpul, seperti dilakukan komunitas Muslim asal Afrika. Banyak pula yang memperuntukkannya sebagai madrasah, seperti dilakukan banyak komunitas Muslim asal Asia Selatan (India, Pakistan, dan Bangladesh). Sampai saat ini, jumlah madrasah yang terdaftar resmi sedikitnya ada 29, dan banyak lagi yang dijalankan secara informal.

Bagi banyak BMI, terutama pada hari merdeka mereka di hari Minggu, masjid sebagai “tempat bersujud” bahkan terhampar luas, tidak hanya di gedung-gedung yang memungkinkan mereka menggelar sajadah, tetapi juga di lapangan tempat mereka beristirahat, taman, tepi danau, tepi pantai, bahkan di pinggir jalan. Mereka tak hirau dengan lalu-lalang orang-orang yang terkadang menjadikan mereka objek pemotretan.

Meskipun hanya ada lima masjid besar dan puluhan mushalla di kota Hong Kong, sebenarnya terdapat beribu tempat bagi kaum Muslim di Hong Kong untuk bersujud menghadap-Nya.***
Post a Comment